♥ Kisah Perempuan Menikah dengan Kekasih Seks Pria ♥

Menurutnya pemicu kecanduan seks merupakan pelarian dari keintiman.
poker88 dewa poker | agen poker | poker88 asia | idn poker
Pernah berpikir bagaimana rasanya menikahi seseorang yang kecanduan seks? Itulah yang Sophie Jaffe alami menikah dengan Adi. Tapi Sophie berhasil mempertahankan hubungannya dan mau berbagi ceritanya dengan The New York Post.

Sophie bertemu dengan Adi, saat masih kuliah. Pada awal perkenalannya, Adi mengaku kecanduan stimulan dan harus mendiami prodeo hotel karena itu. Namun, pada waktu itu Sophie tidak menyangka Adi juga kecanduan seks. Sampai saat itu, dua tahun setelah hubungan, Adi ketahuan selingkuh. Dan, ini kemudian diulang sampai keduanya menikah. Sophie sering menemukan pesan-pesan cabul di telepon Adi.

"Untuk mengatasi situasi ini, kami perlu bantuan serius dari pihak yang terlatih, saya merasa terjebak, dan mulai meminta bantuan terapis," jelas Sophie.

Sophie menambahkan ketika mengetahui Adi kecanduan seks, dia merasa sulit untuk mempercayai Adi. Dia sering memeriksa ponsel Adi meskipun ini bukan kebiasaan yang baik. Adi sadar akan kondisinya tetapi ia tidak bisa menghentikan kebiasaan buruknya. Namun dia juga tidak mau kehilangan Sophie. Dia mulai menghadiri pertemuan Sex Addicts Anonymous lima hari seminggu. Ditemani oleh Sophie, dia juga mulai menemui seorang terapis.
dewa poker 88 | dewa poker asia | situs agen dewa poker online
Prahara datang ketika Sophie memiliki anak pertamanya. Mendekati Hari Valentine, ia menemukan rahasia Adi. Adi memiliki akun di Ashley Madison, sebuah situs untuk orang yang sudah menikah yang ingin berselingkuh. Dia menggunakan nama dan email dari akun rahasia untuk bertukar foto seksi dan telanjang dengan yang lain.

"Dia merasa lega ketika aku menemukannya karena semua rahasianya akhirnya terungkap, tapi aku bertanya bagaimana cara menghadapinya? Bagaimana aku bisa percaya kalau keadaannya menjadi lebih buruk?" Sophie menyala.

Adi memutuskan untuk pergi ke program rehabilitasi rawat jalan untuk kecanduan seks.
Dia menjalani program rawat jalan selama beberapa jam tiga hingga empat hari seminggu dan masih menemui terapis pribadi. Mereka juga bertemu dengan kelompok-kelompok pendukung yang sangat membantu dalam memecahkan masalah ini.

Setiap Minggu malam, mereka juga bertemu pasangan lain yang juga menghadapi masalah kecanduan seks. Mereka bertukar cerita dan pengalaman.

"Ini lingkungan yang sangat sehat dan penuh kasih bagi kami berdua. Ada semua pasangan ini dengan koneksi yang hebat, dan saya sadar bahwa saya tidak sendirian," tambah Sophie.

Sophie mengatakan tahun pertama pernikahan adalah ujian tersulit bagi mereka. Ini berisi anak pertama dan jarang berhubungan seks. Ketika saya pertama kali mengetahui tentang sexting-nya, dia berkata, saya melihat itu sebagai Adi mengalami masalah. Dan dia harus memperbaikinya sendiri. Saya tidak berpikir itu masalah saya.

"Tapi begitu Anda menikah, masalah pasangan Anda adalah masalah Anda segera setelah saya mulai melihat Adi kecanduan sebagai masalah saya, saat itulah hal-hal berubah," katanya.

Mereka sepakat bahwa Adi tidak bertemu perempuan lain dan tidak bertemu siapa pun kecuali Sophie. Kami, katanya, mencoba berbagai cara seperti yoga, kesadaran, terapi pasangan, dan terapi wicara. Menurut Sophie, semua itu membantunya memahami masalah sebenarnya.

"Intinya, kecanduan seksnya adalah pelarian dari keintiman," tegasnya.
♥♥♥ DAFTAR ♥♥♥
Pemahaman ini membantunya memecahkan masalah. Dia mulai membangun kehangatan dengan Adi.

Awalnya, sebagian besar keluarga Sophie menjadikan Adi orang jahat dan memintanya untuk meninggalkan Adi. Tapi Sophie tidak bergerak. Dengan berbagai upaya, akhirnya dia bisa mengatasi situasi ini. Dia tidak menginginkan yang lain, kecuali ayah dari anak-anaknya yang telah membuat kesalahan harus berubah menjadi lebih baik.

Kami sudah menikah selama hampir enam tahun, dan banyak orang bertanya mengapa saya tidak meninggalkannya. Saya melihat keinginan untuk berubah dari Adi. Butuh waktu dua tahun usaha keras dan melelahkan, tetapi kami keluar ke sisi lain, "tutupnya.

Komentar